blog ini di bangun pada hari kamis bertepatan pada tanggal 6 jumadil awal 1433 H / 29 maret 2012 , blog ini berisi artikel-artikel , sejarah-sejarah , kisah-kisah , dan cerita-cerita islami yang mana mungkin dangan adanya blog ini kita semua dapat menambahkan wawasan ilmu pengetahuan kita semua , amiin ,
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label News. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Januari 2013

Pidato Bung Tomo


Bismillahirrohmanirrohim..
MERDEKA!!!

Saudara-saudara rakyat jelata di seluruh Indonesia terutama saudara-saudara penduduk kota Surabaya.
Kita semuanya telah mengetahui.
Bahwa hari ini tentara Inggris telah menyebarkan pamflet-pamflet yang memberikan suatu ancaman kepada kita semua.
Kita diwajibkan untuk dalam waktu yang mereka tentukan,
menyerahkan senjata-senjata yang telah kita rebut dari tangannya tentara Jepang.
Mereka telah minta supaya kita datang pada mereka itu dengan mengangkat tangan.
Mereka telah minta supaya kita semua datang pada mereka itu dengan membawa bendera putih tanda bahwa kita menyerah kepada mereka
Saudara-saudara….

Di dalam pertempuran-pertempuran yang lampau kita sekalian telah menunjukkan bahwa rakyat Indonesia di Surabaya.
Pemuda-pemuda yang berasal dari Maluku,
Pemuda-pemuda yang berawal dari Sulawesi,
Pemuda-pemuda yang berasal dari Pulau Bali,
Pemuda-pemuda yang berasal dari Kalimantan,
Pemuda-pemuda dari seluruh Sumatera,
Pemuda Aceh, pemuda Tapanuli, dan seluruh pemuda Indonesia yang ada di Surabaya ini.
Di dalam pasukan-pasukan mereka masing-masing.
Dengan pasukan-pasukan rakyat yang dibentuk di kampung-kampung.
Telah menunjukkan satu pertahanan yang tidak bisa dijebol.
Telah menunjukkan satu kekuatan sehingga mereka itu terjepit di mana-mana.
Hanya karena taktik yang licik daripada mereka itu saudara-saudara.
Dengan mendatangkan Presiden dan pemimpin2 lainnya ke Surabaya ini.
Maka kita ini tunduk utuk memberhentikan pentempuran.
Tetapi pada masa itu mereka telah memperkuat diri.
Dan setelah kuat sekarang inilah keadaannya.

Saudara-saudara kita semuanya.
Kita bangsa indonesia yang ada di Surabaya ini akan menerima tantangan tentara Inggris itu,
dan kalau pimpinan tentara inggris yang ada di Surabaya.
Ingin mendengarkan jawaban rakyat Indonesia.
Ingin mendengarkan jawaban seluruh pemuda Indoneisa yang ada di Surabaya ini.
Dengarkanlah ini tentara Inggris.
Ini jawaban kita.
Ini jawaban rakyat Surabaya.
Ini jawaban pemuda Indoneisa kepada kau sekalian.
Hai tentara Inggris!
Kau menghendaki bahwa kita ini akan membawa bendera putih untuk takluk kepadamu.
Kau menyuruh kita mengangkat tangan datang kepadamu.
Kau menyuruh kita membawa senjata2 yang telah kita rampas dari tentara jepang untuk diserahkan kepadamu
Tuntutan itu walaupun kita tahu bahwa kau sekali lagi akan mengancam kita untuk menggempur kita dengan kekuatan yang ada tetapi inilah jawaban kita:

Selama banteng-banteng Indonesia masih mempunyai darah merah
Yang dapat membikin secarik kain putih merah dan putih
Maka selama itu tidak akan kita akan mau menyerah kepada siapapun juga

Saudara-saudara rakyat Surabaya, siaplah keadaan genting!
Tetapi saya peringatkan sekali lagi.
Jangan mulai menembak,
Baru kalau kita ditembak,
Maka kita akan ganti menyerang mereka itukita tunjukkan bahwa kita ini adalah benar-benar orang yang ingin merdeka.

Dan untuk kita saudara-saudara….
Lebih baik kita hancur lebur daripada tidak merdeka.
Semboyan kita tetap: merdeka atau mati!

Dan kita yakin saudara-saudara….
Pada akhirnya pastilah kemenangan akan jatuh ke tangan kita,
Sebab Allah selalu berada di pihak yang benar.
Percayalah saudara-saudara.
Tuhan akan melindungi kita sekalian.


Allahu Akbar! Allahu Akbar! Allahu Akbar!
MERDEKA!!!

Presiden Sukarno Pernah Berkata

Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya. Berikan aku 1 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia.

Jadikan deritaku ini sebagai kesaksian, bahwa kekuasaan seorang Presiden sekalipun ada batasnya. Karena kekuasaan yang langgeng hanyalah kekuasaan rakyat. Dan di atas segalanya adalah kekuasaan Tuhan Yang Maha Esa.

Apabila di dalam diri seseorang masih ada rasa malu dan takut untuk berbuat suatu kebaikan, maka jaminan bagi orang tersebut adalah tidak akan bertemunya ia dengan kemajuan selangkah pun.

Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghormati jasa para pahlawannya.

Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.

Bangsa yang tidak percaya kepada kekuatan dirinya sebagai suatu bangsa, tidak dapat berdiri sebagai suatu bangsa yang merdeka.

Kita ingin mendirikan satu Negara "semua buat semua", bukan satu Negara untuk satu orang, bukan satu Negara untuk satu golongan, walaupun golongan kaya. Tetapi kita mendirikan Negara "semua buat semua"

Bangunlah suatu dunia di mana semua bangsa hidup dalam damai dan persaudaraan.

Janganlah mengira kita semua sudah cukup berjasa dengan segi tiga warna. Selama masih ada ratap tangis di gubuk-gubuk pekerjaan kita belum selesai! Berjuanglah terus dengan mengucurkan sebanyak-banyak keringat.

Firman Tuhan inilah gitaku, Firman Tuhan inilah harus menjadi Gitamu : "Innallahu la yu ghoiyiru ma bikaumin, hatta yu ghoiyiru ma biamfusihim". "Tuhan tidak merubah nasib sesuatu bangsa sebelum bangsa itu merubah nasibnya"

Janganlah melihat ke masa depan dengan mata buta! Masa yang lampau adalah berguna sekali untuk menjadi kaca bengala dari pada masa yang akan datang.

Apakah Kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong.

Laki-laki dan perempuan adalah sebagai dua sayapnya seekor burung. Jika dua sayap sama kuatnya, maka terbanglah burung itu sampai ke puncak yang setinggi-tingginya, jika patah satu dari pada dua sayap itu, maka tak dapatlah terbang burung itu sama sekali.

Sekolah untuk Menjadi Nabi di Israel


Di Israel Ada Sekolah Untuk Jadi Nabi

Israel semakin keblinger. Di Negeri Zionis itu ada sekolah yang lulusannya bakal mendapat gelar 'nabi'.

Sekolah bernama 'Cain and Abel School for Prophet' itu menarik biaya 200 shekel (sekira 53 dolar AS) bagi siapa saja yang berniat memiliki gelar nabi. Gilanya, untuk mendapatkan gelar Nabi, para siswanya hanya perlu mengikuti 40 kelas singkat.

Sekolah tersebut memberikan sertifikat kepada siapapun yang dinyatakan lulus. Peraturan di sekolah itu juga tidak ketat.Siswa-siswa di sekolah tersebut boleh masuk kelas hanya mengenakan kaos oblong, memakai gadget selama pelajaran, hingga ada yang menenteng gitar masuk ke dalam kelas. Bahkan ada siswa yang tak segan keluar kelas untuk sekedar merokok.

Di sekolah ini, para siswa belajar tentang arti mimpi, klasifikasi malaikat, dan misteri roh kudus. Mereka belajar bagaimana membedakan perasaan batin seseorang dari perilaku eksternal dan penampilan.

Satu-satunya guru sekolah itu Shmuel Hapartzy percaya, Messias telah datang dan usia penebusan sudah dekat. Artinya, sekolah itu disiapkan untuk menyambut nabi baru.

abcnews.go.com
Anehnya, Hapartzy mengaku tidak menjamin studi di sekolah tersebut bisa membuat murid-muridnya bisa langsung berinteraksi dengan Tuhan.

Hapartzy menjelaskan kurikulum yang dipakai di sekolah tersebut adalah mengikuti sifat-sifat seorang nabi. Sehingga, jika murid-muridnya sudah bisa menguasai kurikulum yang diajarkan, mereka bisa mendapatkan ijazah bergelar nabi.

"Di masa lalu ada nabi. Tetapi sekarang, di zaman modern, Ketuhanan ada pada semua orang. Kita hanya perlu membuka mata kita untuk itu," kata Hapartzy, seperti dinukil dari AP.

Sekolah itu berada di sebuah pusat keagamaan di tempat kumuh di selatan Tel Aviv. Pusat keagamaan itu dikenal tempat yang menampung moral jalanan dibanding mempelajari soal agama. Pusat keagamaan itu mendapat sumbangan dari biaya masuk para murid-murid sekolah nabi.


Sabtu, 15 September 2012

Pasangan Sejenis Palsukan Identitas Akte Nikah


Selama tinggal di Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Alex menyamar sebagai laki-laki. Kepada tetangga pun, Alex dan pasangannya, AY, mengaku sebagai suami istri.

Tapi, Kapolsek Banjarbaru Barat AKP Uskiansya memastikan bahwa Alex adalah perempuan tulen. Identitas Alex ini justru terkuak setelah pasangannya mengadukan Alex ke polisi karena tindak kekerasan. 

Menurut polisi, pasangan ini membuat akta pernikahan palsu di Jakarta. Sementara KTP Alex dikeluarkan Kelurahan Guntur Manggis, Banjarbaru, dengan jenis kelamin laki-laki. 

Kini Alex berada di balik jeruji besi dengan tuduhan pemalsuan identitas.

Setelah identitas pasangannya terbongkar, AY pun tak terlihat di rumah. Para tetangga mengaku kaget saat mengetahui pasangan Alex dan AY ini adalah pasangan sejenis.

Lihat Vidieo nya

Senin, 10 September 2012

Wanita Penggal Kepala Pria yang Memperkosanya


Liputan6.com, Ankara: Seorang wanita di Turki memenggal kepala seorang pria yang memperkosanya. Nevin Yildirim (26) yang tengah mengandung janin pelaku ini menembak, memenggal, dan mengarak kepala pelaku, Nurettin Gider, di keramaian desa. Yildrim mengaku kesal atas sikap pelaku yang terus mengancam dan memerasnya agar wanita tersebut mau melayaninya.

Pemerkosaan berawal pada Januari silam di rumah Yildrim di Yalvac, di Turki Barat Laut. Ibu dua anak yang sedang ditinggal suami bekerja ke luar kota ini tiba-tiba didatangi Gider saat dirinya sedang tertidur. Pelaku yang melihatnya sedang tidur tanpa pakaian langsung memotretnya. Gider kemudian meminta Yildrim untuk bercinta dan mengancam akan menyebar foto bugil tersebut ke keluarga jika permintaannya itu ditolak.
Ancaman Gider terhadap Yildrim terus berlanjut. Usai puas memperkosanya, Gider mengancam akan membunuh anak-anak Yildrim, yang berusia dua dan enam tahun, jika dia membuka mulut.

Pemerkosaan terus berlanjut selama delapan bulan hingga Yildirim memutuskan untuk mengakhirinya pada akhir Agustus. Pada 28 Agsutus, Yildrim menembak Gider setelah pria itu memanjat dinding belakang rumahnya dan kemudian menembaknya lagi ketika pria itu berusaha meraih pistolnya.
Saat Gider terjatuh, Yildrim kembali menembakinya hingga 10 kali. Salah satu tembakan mengarah ke alat vitalnya. Belum puas di situ, wanita tersebut menusuk perut, memenggal kepala pelaku dan mengaraknya ke alun-alun Desa Yalvac.

"Saya mengejarnya. Dia jatuh ke tanah. Dia mulai menyumpahi saya. Saya menembak organ seksualnya saat itu. Dia lalu diam. Saya tahu dia sudah mati. Saya kemudian memenggal kepalanya," kata Yildrim.
Para saksi mata mengatakan, Yildrim membawa kepala pria itu, yang meneteskan darah, dengan memegang rambutnya di hadapan orang-orang yang sedang duduk di luar kedai kopi. Saat itu, perempuan tersebut berkata "Jangan bicara di belakang-belakang, jangan mempermainkan kehormatan saya. Ini adalah kepala pria yang mempermainkan kehormatan saya."

Kini, Yildrim sedang menjalani persidangan atas kasus pembunuhan yang dilakukannya terhadap si pemerkosa. Perempuan ini menuntut pemerintah agar mengizinkannya untuk melakukan aborsi meskipun usia kandungannya sudah lewat dari batas waktu yang ditentukan Turki. (FRD/HuffingtonPost)

Jumat, 31 Agustus 2012

Guru Mengaji di Bogor Cabuli 13 Anak Gadis


Sungguh bejad perbuatan guru zaman sekarang  , sudah tidak ada lagi landasan Iman di hati nya

Seorang guru mengaji di Desa Wanaherang, Kecamatan Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat, Nana Suryana, 44 tahun, diringkus Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Sektor Gunung Putri. Pria paruh baya ini harus mendekam di penjara karena diduga telah mencabuli 13 anak gadis dibawah umur, yang menjadi muridnya.
Menurut Kepala Satuan Resese Kriminal Kepolisian Resor Bogor, Ajun Komisaris Imron Ermawan, pelaku melakukan perbuatan tidak terpuji tersebut di kamar anaknya di Kampung Wanaherang Pasar, Desa Wana Herang, Kecamatan Gunung Putri.

Saat diciduk dari rumahnya, Nana yang juga karyawan perusahaan swasta tak bisa berkutik. Pelaku pasrah dan mengakui semua perbuatan bejatnya. Bahkan, seorang korban yang kini duduk di kelas 3 sekolah menengah atas masih dipaksa melayani nafsu binatangnya. Padahal, korban sudah dicabulinya sejak berusia 8 tahun.

Semua korban yang berjumlah 13 orang, Imron menjelaskan, rata-rata berusia antara 7-9 tahun. Usai mengaji anak yang mau dicabuli selalu diajak pulang terakhir. Korban ditarik kedalam kamar anaknya. "Setelah dicabuli, pelaku memberi korban uang sebesar Rp 2.000," kata Imron di kantornya, Sabtu, 25 Agustus 2012.

Terungkapnya perbuatan cabul guru mengaji bejat ini bermula dari laporan salah seorang keluarga korban, sebut saja namanya Bunga,9 tahun. Ibu korban, Ir, 39 tahun, tanpa sengaja mendengar ungkapan anak bungsunya yang sedang bertengkar dengan kakaknya, Bunga.

Ir berusaha melerai pertikaian antara kakak dan adik itu. Rupanya, tindakan ibu kedua anak gadis tersebut dinilai tidak adil. Sang adik jengkel karena ibunya dinilai selalu membela Bunga. "Nah adiknya ini lalu mengatakan 'kenapa kemarin kakak ditiduri guru ngaji ibu diam.' Dari sini ibu Bunga lalu lapor dan pelaku kami tangkap," kata Imron.

Keluarga korban membuat laporan polisi pada tanggal 22 Agustus 2012 lalu. Polisi langsung bergerak dan meringkus pelaku di rumahnya. Sementara korban melakukan visum karena mengaku telah digagahi guru mengajinya. "Alat vital pelaku masuk kedalam alat vital korban," ujar Imron.

Kepada petugas, pelaku yang sudah beristri dan punya tiga anak itu mengaku puas jika berhasil mencabuli anak didiknya. Perbuatan terkutuk yang sudah berlangsung bertahun-tahun itu dilakukan Nana ketika anak dan istrinya tak ada di rumah. Korbannya digagahi secara bergiliran. Para anak gadis ini tak berani melapor karena takut dengan ancaman sang guru.

"Saya merasa kenikmatan lain usai berhubungan dengan anak-anak. Ada satu anak yang sekarang sudah kelas 3 SMA, masih suka saya setubuhi," kata pelaku kepada penyidik.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 81 dan 82 UU-RI nomor 15 pidana penjara 15 tahun.

Kamis, 09 Agustus 2012

ULAMA: Cambuk di Aceh Tak Langgar HAM


BANDA ACEH - Komunitas ulama di Aceh menyesalkan sikap KontraS yang menyatakan bahwa hukuman cambuk di sana melanggar HAM.

Mereka menilai cambuk di Aceh untuk memberi pelajaran kepada pelanggar Syariat Islam, bukan sebagai bentuk penyiksaan dan penerapannya lebih manusiawi.

“Kami menyesalkan dakwaan KontraS. Mereka tidak mengerti persoalan sebenarnya. Mereka tidak melihat kewenangan Aceh yang dibenarkan dalam undang-undang,” kata Sekjen Himpunan Ulama Dayah Aceh (HUDA) Teungku Faisal Ali, dalam perbincangan dengan okezone di Banda Aceh, Minggu (26/6/2011).

Menurut Faisal, hukuman cambuk di Aceh yang diatur dalam qanun (Perda) merujuk kepada kewenangan Aceh yang diatur dalam UU. Pemerintah Pusat memberikan otonomi khusus kepada Aceh termasuk penerapan Syariat Islam yang diizinkan menerapkan hukuman cambuk melalui UU tahun 2001 tentang Otsus dan UU Nomor 11/2006 tentang Pemerintahan Aceh.

“Jadi Aceh tidak dibisa diglobalkan seperti daerah lain,” ujar dia.

Faisal mengatakan, hukuman cambuk di Aceh lebih manusiawi ketimbang hukuman penjara yang diberlakukan banyak negara selama ini. Cambuk beberapa kali dengan waktu relatif singkat dinilai jauh lebih manusiawi dibandingkan hukuman penjara dengan mengurung tubuh seseorang dengan waktu relatif lama sehingga menghambat kebebasannya beraktivitas, termasuk mencari rezeki bagi keluarganya.

“Dicambuk katakanlah tujuh kali lebih maslahah daripada memenjara orang tiga bulan sampai setahun. Orang setelah dicambuk bisa bebas beraktivitas lagi. Kalau penjara malah bisa membuat orang tidak bisa melaksanakan hak-haknya, inikan lebih melanggar HAM kalau kita ngomong soal HAM,” kata Faisal.

Hukuman cambuk di Aceh dinilai lebih manusiawi ketimbang hukuman cambuk yang diterapkan di negara lain seperti Malaysia, Singapura dan lainnya. Di Aceh cambuk bukan untuk melukai.

Sebelum dicambuk terpidana lebih dulu dipastikan dulu secara baik segi fisik, mental dan kesehatannya. Saat dicambuk terpidana juga diharuskan mengenakan pakaian dan daerah dicambuk adalah punggung. Jika tercambuk berdarah maka pencambukan harus dihentikan. Jika pingsan orang yang dicambuk juga harus segera diberi perawatan

“Jadi sangat manusiawi. Kita tetap menghargai HAM. Bayangkan di negara lain yang dicambuk malah tidak boleh memakai pakaian. Dicambuknya dengan keras, puluhan bahkan seratus kali sampai berdarah-darah, jadi yang didakwa KontraS sebenarnya tidak masuk akal. Mereka tidak mengerti persoalan,” tutur Faisal.

“Penerapan hukum mana yang tidak kejam. Semua hukuman itu kejam, tetapi hukuman cambuk diberlakukan di Aceh lebih manusiawi kalau dibanding hukuman ditempat lain,” kata dia.

Menurutnya, tak semua daerah di dunia ini harus merujuk kepada Konvensi PBB sesuai pasal 16 menentang penyiksaan. “PBB tak bisa meratai produk hukumnya untuk semua wilayah. Tiap daerah pasti ada nilai-nilai lokal yang harus dihormati, itu bagian dari HAM,” sebut Faisal.

“Di negara-negara barat seperti di penjara Guantanamo Amerika Serikat, pelanggaran lebih parah terjadi. Di sana orang disiksa, diestrum, diinjak-injak. Kenapa Konvensi PBB tidak berlaku di sana? Bandingkan dengan hukuman cambuk di Aceh, itu tidak seberapa,” tambahnya.